Category Archives: Berita Bola

Klopp Punya PR Berat Sebagai Pelatih di Musim Ini

Klopp Punya PR Berat Sebagai Pelatih di Musim Ini

Klopp Punya PR Berat Sebagai Pelatih di Musim Ini

Rasa rindu untuk menjadi jawara Liga Premier sudah sangat tidak bisa ditahan para gans Liverpool. Tentunya, hal ini akan menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi sang pelatih, Juergen Klopp.

The Reds memang sudah tidak pernah menjuarai liga domestik lagi hampir selama 30 tahun. Jadi, wajar saja jika para fans menuntut pelatihnya yang sekarang (Klopp) untuk mampu membawa klub yang bermarkas di Anfield itu membopong trofi di akhir musim nanti.

Disisi lain, Klopp memang tidak pernah mau melayangkan sesumbar sedari awal direkrut untuk melatih Liverpool. Namun kehebatannya kala berhasil membawa Liverpool layak ikut berkompetisi di kancah Liga Champion lagi pada musim keduanya, membuat pelatih kelahiran Jerman 50 tahun silam itu digadang sebagai harapan baru bagi The Anfield Boys.

Pendapat positif tentang Klopp juga dilontarkan oleh salah satu mantan gelandang Liverpool, Dominic Matteo.

“Menanggung harapan klub dan para fans memang bukanlah pekerjaan enteng, namun harapan tersebut muncul juga karena tangan dingin Klopp dalam mendandani squadnya”, ceplos pria Inggris berumur 43 tahun itu yang juga terlansir di Sky Sport.

“Rasa haus akan titel juga dilatarbelakangi oleh trek rekor bagus Liverpool pada era 80-an. Pada masa itu, Liverpool termasuk sebagai tim yang disegani dan seringkali menjadi juara. Hanya saja, semakin kesini klub-klub lainnya juga semakin berkembang menjadi bagus. Kompetisi Liga Premier pun semakin ketat adanya”, sambungnya lagi.

“Namun sekali lagi saya katakan, kalau Klopp adalah pelatih yang jenius. Dia cerdik dan tahu apa yang membuat timnya menjadi hebat”, tutup pemain asal Skotlandia itu.

Jan Oblak Ga Selamanya Bakal Terus Jaga Gawang Atletico

Jan Oblak Ga Selamanya Bakal Terus Jaga Gawang Atletico

Jan Oblak Ga Selamanya Bakal Terus Jaga Gawang Atletico

Pada musim baru ini (2017 / 2018), Jan Oblak sudah berkomitmen untuk tetap mengabdi di klubnya, Atletico Madrid. Namun begitu, Oblak mulai memikirkan perkembangan karirnya sebagai pemain di musim depan.

Sebelum ini, kiper asal Slovenia berumur 24 tahun itu diangkut Atletico dari Benfica 3 pada tahun 2014. Adapun alasannya direkrut adalah untuk mengganti peran Thibaut Courtois yang diminta kembali ke Chelsea. Selama bermain di Atletico, Oblak mampu memperlihatkan konsistensi yang baik pada penampilannya dibawah gawang.

Berita spekulasi masa depan Oblak di Los Rojiblancos tersebut pun mencuat, seiring dengan muncul rumor ketertarikan MU (Manchester United) dan PSG (Paris Saint Germain) untuk meminang dirinya. Malahan, Les Parisiens pun menyatakan siap menggelontorkan uang tebusan hingga 100 jt Euro untuk mengaktifkan klausul rilis Oblak. Kendati, kontrak Oblak sendiri di Atletico baru akan berakhir pada tahun 2021. Alias, pemain timnas Slovenia itu tidak bakalan mengiyakan tawaran dari klub manapun sebelum musim ini berakhir.

“Aku adalah pemain yang loyal dan berdedikasi tinggi. Kalian pun bisa melihatnya, bukan? Saya bukan hanya bermain semusim saja di Atletico”, tegasnya kepada Football de Espana.

“Namun, saya juga harus memikirkan masa depan karir saya sebagai pemain. Saya butuh suntikan tantangan baru untuk naik level. Tapi tentunya, saya tidak mau diganggu dengan pembahasan tersebut saat ini. Saya harus memberikan penampilan terbaik saya pada musim ini (2017 / 2018) buat Atletico, dimana itu sudah menjadi tugas dan komitmen saya sebagai seorang pemain profesional. Saya tidak mau merusak reputasi saya”, imbuhnya lagi.

“Soal klub yang tertarik untuk merektrut saya? Kan sudah saya bilang, kalau saya tidak mau menghiraukan itu semua. Prioritas saya saat ini adalah menghabiskan musim ini dengan baik bersama Atletico”, tuntas Oblak.

Indonesia Gagal Masuk Final, Evan Dimas Mohon Maaf

Indonesia Gagal Masuk Final, Evan Dimas Mohon Maaf

Indonesia Gagal Masuk Final, Evan Dimas Mohon Maaf

Laju timnas Indonesia di ajang SEA Games 2017, pada akhirnya harus terhenti di putaran semi final saja. Pasalnya, Garuda harus ikhlas tercukur tipis 0 – 1 dari timnas tuan rumah, Malaysia. Karena kegagalan tersebut, sang kapten, Evan Dimas yang sebelumnya berapi-api ingin membela Indonesia minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Saya gagal membawa timnas ke final”, kata pemain yang bernaung di klub Persebaya Surabaya itu.

Adalah Thananalan Nadarajah yang berhasil membolongi gawang timnas Indonesia pada menit ke 85 di Stadion Shah Alam Malaysia kemarin (Sabtu, 26 / 8 / 2017) malam WIB. Kejadian tersebut tentu saja membuat lesu semua penggawa Garuda. Nampak dari mereka yang keluar lapangan dengan tertunduk, karena memendam rasa kecewa yang besar.

Dengan kekalahan tersebut, Indonesia berarti hanya memperoleh kesempatan untuk berebut medali perunggu SEA Games 2017 dengan timnas Myanmar minggu depan (Selasa, 29 / 8 / 2017).

“Kami memang kecewa berat dengan kekalahan ini. Namun yang bisa dipastikan adalah kami sudah mengerahkan semua kemampuan kami di lapangan”, ujar gelandang timnas Indonesia, Febri Hariyadi.

“Mungkin Allah berkehendak lain. Kami akan mengevaluasi diri, supaya bisa lebih baik lagi kedepannya”, sambung Febri lagi.

“Terima kasih atas dukungan dan doa yang sudah diberikan oleh Pak Menpora, pelatih, ofisial, suporter dan semua masyarakat Indonesia kepada kami selama berkompetisi di SEA Games 2017. Dukungan dan doa itulah yang juga membuat kami bisa bertahan hingga sejauh ini”, tuntas Febri.

Ditodong Kartu Kuning, Evan Dimas Dibackup Menpora

Ditodong Kartu Kuning, Evan Dimas Dibackup Menpora

Ditodong Kartu Kuning, Evan Dimas Dibackup Menpora

Menyaksikan salah satu gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas ditodong kartu kuning saat berlaga di ajang SEA Games 2017 barusan (Minggu, 20 / 8 / 2017), Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga), Imam Nahrawi pun melontarkan pernyataannya. Menpora Imam melihat ada unsur ketidakadilan dibalik sanksi kartu kuning tersebut. Atas dasar itu, pria asal Bangkalan berusia 44 tahun itu meminta tim Garuda untuk mengajukan banding.

Saat berlaga melawan timnas Timor Leste di laga lanjutan fase grup B SEA Games 2017, wasit berkebangsaan Malaysia yang kala itu bertugas memimpin pertandingan, Nagor Amir Noor Mohamed menyodorkan kartu kuning kepada Evan Dimas.

Dengan hukuman kartu kuning tersebut, tentu saja Evan tidak diperbolehkan untuk ikut merumput pada laga selanjutnya. Yakni, saat Tim Merah Putih dihadapkan dengan timnas Vietnam pada hari Selasa (22 / 8 / 2017) mendatang. Mengingat sebelum ini, pemain yang tergabung di klub Persebaya Surabaya itu juga sudah pernah dikartu kuning saat berduel dengan timnas Filipina Kamis (17 / 8 / 2017) pekan lalu.

“Saya melihat kalau sanksi kartu kuning kemarin tidak adil. Timnas Indonesia pokoknya harus protes terhadap keputusan wasit Noor Mohamed. Evan jelas menjadi korban ketidakadilan”, terang Menpora Imam saat disambangi dikantornya di bilangan Senayan, Jakarta Selatan.

“Lagipula, kita kan besok harus melawan Vietnam. Disaat genting, pemain kunci kita malah dikartu kuning. Ini mengindikasikan sebuah rekayasa, agar tim kita lebih mudah ditaklukkan”, terus Imam.

“Wasit itu harus netral. Tidak boleh memihak. Pokoknya kita harus meminta kasus ini diproses lebih lanjut dan mengajukan banding”, tuntas Imam.

Walaupun demikian, timnas Garuda berhasil merenggut kemenangan tipis 1 – 0 atas Timor Leste.

Resep Kaya Dari Game Judi. Dijamin Tokcer!

Resep Kaya Dari Game Judi. Dijamin Tokcer

Resep Kaya Dari Game Judi. Dijamin Tokcer

Resep kaya dari bermain game judi ini saya ketahui saat berbincang-bincang dengan seorang Dewa Judi asal Indonesia yang saat ini tinggal Hong Kong.

Pada suatu hari, saya berkunjung ke tempat perjudian kelas kakap di Hong Kong. Berada pada usia muda dengan rasa penasaran yang tinggi, plus kebetulan baru saja mendapat untung banyak dari usaha saya membawa saya pada keinginan untuk coba-coba bermain game judi. Sayang, miskinnya pengalaman malah membuat saya rugi besar di hari itu.

Disaat sedang berjalan keluar kasino dengan tampang yang murung, tiba-tiba suara berat memanggil saya. Dialah Dewa Judi yang saya sebutkan tadi. Entah dia menyapa saya karena sudah lama tidak pulang ke Indonesia dan dia pun tahu saya juga orang Indonesia, atau apapun itu, yang jelas saya seperti mendapat wangsit untuk menambah pundi-pundi kekayaan saya lewat game judi pada saat itu. Perbincangan dengan Sang Dewa Judi pun dimulai.

Sang Dewa Judi menceritakan kalau keahlian berjudinya dimulai dengan bermain game judi online di situs game M88. Pada dasarnya beliau menekankan sebuah pernyataan. Yakni selama modal kita untuk berjudi tidaklah habis, maka kita sejatinya tidak pernah kalah dalam berjudi. Kalimat ‘tidak pernah kalah’ bukan berarti tidak pernah kalah dalam permainan. Lantaran, perbandingan kalah dan menang dalam setiap permainan judi adalah 50:50. Sial lah orang yang modalnya juga ikut tercukur, karena masih terus ingin bermain dan kalah terus.

Judi pada prinsipnya sama dengan berdagang. Lalu, dimana letak samanya? Baik berjudi dan berdagang, kita harus berani mengeluarkan modal untuk memperoleh hasil. Namun begitu, hasil disini belum tentu melulu berujung positif alias untung. Melainkan bisa juga berujung negatif atau buntung a.k.a. rugi. Mungkin perbedaannya, dalam berdagang kita dituntut untuk mengeluarkan peluh dari usaha. Bisa berarti panas-panasan menjajakan barang dagangan kita, bersusah-susah meyakinkan pelanggan untuk membeli produk kita, menahan emosi karena dimaki-maki pelanggan, palakan preman ke lapak kita, dan 1001 macam persoalan lainnya. Lain dengan judi, yang memungkinkan kita bermain dengan enjoy dan menang kebih cepat. Lihat saja penampilan Dewa Judi di film God of Gambler. Di film itu, ia bermain di kasino mewah dan ditemani dengan wanita-wanita sexy. Initinya judi menawarkan jalan pintas untuk berpeluang menjadi kaya. Walaupun, pada kenyataannya kita bisa saja bermain sambil bercucuran keringat dingin dan mengalami mules kalau kalah terus-terusan.

Jadi apa dong bedanya judi dengan dagang? Tidak ada bedanya. Keduanya memerlukan usaha dengan cara atau sistem yang benar. Kunci utamanya terletak pada pengelolaan modal yang baik. Banyak orang merugi dalam berjudi maupun berdagang, karena penggunaan modalnya salah sasaran. Buntut-buntunya finansial menjadi amburadul dan malahan paling pahit bisa mengalami kebangkrutan.

Semakin lihai seorang pemain game judi, maka semakin pintar pula dirinya dalam mengatur modalnya. Ini sudah dibuktikan oleh Sang Dewa Judi kenalan saya itu dengan menang minimum 10 juta Rupiah per harinya di situs judi online M88.

Kira-kira, dibawah ini adalah resep bisa kaya dari game judi.

Memilih permainan yang hanya memiliki 2 objek taruhan

Maksud dari resep pertama ini adalah memilih game yang cuma mengadu 2 hal sebagai objek taruhan. Contohnya, taruhan bola yang cuma mengharuskan memilih 1 klub yang dirasa lebih berpotensi menang.

Bermainlah dengan otak. Jangan pakai nafsu

Nafsu atau emosi sering menjadi awal dari kehancuran kita. Saat bermain judi, kita harus tetap fokus dan jeli. Misalnya kalau kita mau taruhan bola di situs M88, pelajari 5 game terdahulu dari kedua tim yang bertanding. Baru kemudian putuskan, mau memegang tim yang mana. Jangan langsung bernafsu untuk memilih tim tanpa mengetahuinya dengan detail.

Disisi lain, hindarilah nafsu atau rasa tak puas diri. Terutama kalau menang, jangan melulu berpikir untuk mau terus berjudi lagi dan lagi. Harus berani bilang cukup pada diri sendiri. Begitu juga dikala mengalami kekalahan. Jangan bernafsu untuk bermain lagi dan lagi, karena modal kita sudah tersentuh. Lebih baik Anda menahan diri pada hari ini dengan kemenangan yang tertunda, daripada semua modal anda malah terkuras habis dan bangkrut. Toh, masih ada hari esok dengan kemungkinan beruntung.

Aturlah modal dengan sistematis

Setiap kali bermain, cobalah untuk mempertaruhkan 5% dari modal kita saja. Misalkan kita punya modal awal 2 juta, maka nilai yang kita pakai untuk berjudi hanyalah 100 ribu saja. Jika kita menang, tetap pakai 100rb untuk bertaruh lagi. Selalu pisahkan uang kemenangan dengan modal awal.

Ketahuilah cara mengembalikan modal kalau kalah

Selalu mempertaruhkan modal sesuai dengan persentase kalah. Contohnya kalau kita tekor 100 ribu dari modal 2 juta, maka di permainan berikutnya tetap mempertaruhkan 100 ribu. Sampai terkumpul kembali modal 2 juta kita. Kalau kalah lagi? Pasang 200 ribu. Tetap kalah? Pasang 400 ribu. Masih saja kalah? Pasang 800 ribu. Lalu bakal kalah lagi? Tidak mungkin. Disinilah kenapa kita harus mengetahui sistematika menang dan kalah 50:50 dengan baik. 50:50 artinya kita punya 1/2 peluang menang dan 1/2 peluang kalah. Jadi tidak mungkin, kalau cuma diminta untuk memilih 1 dari 2 objek bisa salah secara berturut-turut sampai 5 kali. Kenapa? Karena 2 objek dibagi 5 kali pasang berarti 2/5, alias sudah lebih dari 1/2. Nah setelah modal sudah kembali lagi, tetap berpedoman pada prinsip pertama. Yaitu, hanya mempertaruhkan 5% dari modal yang dimiliki.

Membuat target dalam mencapai kemenangan

Buatlah target kemenangan setiap kali bermain secara realisitis. Biasanya persentase kemenangan dari modal anda yang paling realistis adalah 10%. Jadi kalau anda punya uang 2 juta, pasanglah target untuk menang 200 ribu. Tidak perlu rakus. Jika Anda sudah menang 200 ribu, stop permainan judi Anda dan pulang. Masih ada hari esok untuk bermain lagi. Dengan begitu kita justru malah bisa menikmati kemenangan dari permainan kita.

Silahkan dipraktekkan resep sakti supaya kaya dari game judi -nya. Semoga beruntung.

 

Biar Kinerjanya Makin Mantap, Wasit Indonesia Dikuliahi Wasit Inggris

Biar Kinerjanya Makin Mantap, Wasit Indonesia Dikuliahi Wasit Inggris

Biar Kinerjanya Makin Mantap, Wasit Indonesia Dikuliahi Wasit Inggris

Pekan lalu, selama seminggu (Senin, 24 / 7 / 2017 – Minggu, 30 / 7 / 2017), British Council bekerjasama dengan Liga Premier Inggris menyelenggarakan program yang bertajuk Premier Skill di Internasional Sports Club of Indonesia Ciputat Tangerang. Dimana tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan standar kualitas persepakbolaan di Indonesia, khususnya terkait kinerja para wasit. Adapun untuk memoles performa wasit-wasit Indonesia, wasit berpengalaman asal Inggris sengaja dihadirkan untuk memberikan wejangan-wejangan saktinya.

Seminar pembinaan wasit yang dipimpin oleh pelatih wasit di PGMOL (Professional Game Match Official), Graham Laws itu dihadiri oleh total 60 wasit di Indonesia yang berasal dari seluruh daerah. Hadir juga 4 wasit wanita yang telah mendedikasikan diri mereka untuk terjun secara profesional.

“Kami sendiri merasa terpanggil untuk menyelenggarakan pembinaan terhadap sepakbola di Indonesia. Ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawab Liga Premier untuk membagikan ilmu ke negara-negara berkembang di Asia, salah satunya Indonesia. Disini, kami tidak hadir semata-mata menjadi ‘si pintar’ yang menggurui orang lain. Tapi, justru kami juga bisa mempelajari ragam budaya yang juga menjadi pengetahuan baru bagi kami”, papar Graham saat disambangi usai memberikan kuliah kepada para wasit.

Pada kesempatan tersebut, Graham juga tak lupa mengingatkan kepada para wasit yang hadir. Hal terpenting yang wajib dimiliki oleh wasit saat memimpin sebuah pertandingan adalah mental yang kuat. Pasalnya, sepakbola adalah ajang yang tidak lepas dari faktor fanatisme dan tingkat emosi yang tinggi.

“Kita sebagai wasit, mentalnya harus bagus. Harus berani bilang kalau memang kita merasa benar berdasarkan bukti-bukti yang ada. Ini memang tidaklah mudah. Sepakbola selalu diwarnai dengan tingkat emosi yang tinggi, karena ada faktor fanatisme disitu. Tapi memutuskan segala sesuatunya dengan benar, sudah menjadi tanggungjawab utama kita sebagai seorang wasit yang profesional. Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi”, sambung Graham lagi.

“Semoga apa yang saya bagi kepada para wasit di seluruh Indonesia pada kesempatan ini, bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka. Tentu saja saya yakin kalau mereka percaya diri dengan keputusan mereka, maka sikap fair play pun akan terjamin di sepakbola Indonesia. Alhasil, standar kualitasnya pun akan naik dengan sendirinya”, tuntasnya.

Hendak Berduel Dengan Bayern, Pemain Arsenal Pada Mules

Hendak Berduel Dengan Bayern, Pemain Arsenal Pada Mules

Hendak Berduel Dengan Bayern, Pemain Arsenal Pada Mules

Kabut hitam tengah menyelimuti Arsenal FC, menjelang pertarungannya dengan Bayern Munich. Pasalnya sejumlah pemain kunci The Gunners harus mangkir dikarenakan sakit perut. Arsene Wenger, selaku head coach menduga kalau anak didiknya mengalami keracunan makanan.

Kendati tampil dengan para pemain kunci yang absen, Arsenal toh akhirnya tetap mampu pulang dengan kemenangan.

Duel yang berlangsung di Shanghai Stadium kemarin (Rabu, 19 / 7 / 2017) itu, tadinya berakhir dengan skor seri 1 – 1 di waktu normal. Namun, kemenangan tipis 3 – 2 mampu diraih Arsenal lewat sesi adu tos-tosan.

Sejatinya, Wenger terlihat lebih pucat daripada para anak didiknya yang menderita sait perut. Dengan terpaksa pelatih asli Prancis itu harus menurunkan squad -nya tanpa Per Mertesacker dan juga Olivier Giroud sejak memulai laga. Level stres Wenger tidak hanya berhenti sampai disitu. Sead Kolasinac pun terpaksa harus ditarik keluar lapangan, gara-gara muntah tiba-tiba pas bermain.

Adapun Theo Walcott beserta Aaron Ramsey yang dipasang sebagai pemain serep, juga duduk di bangku cadangan dengan menahan rasa mual dan ingin buang air besar.

Masalah lain yang dihadapi Arsenal ternyata tidak terjadi sebatas pada pemainnya saja, sejumlah anggota ofisial pun juga menderita demam dan keringat dingin. Sementara Laurent Koscielny tidak bisa ikutan main, karena sedang mengalami cedera pungung. Tak ketinggalan, Steve Bould, asisten Wenger juga harus mangkir, karena sedang terbang ke Negeri Kangguru untuk menjalani operasi hernia.

“Dokter bilang pasti ada virus di camp kami. Bukan hanya pemain, tapi tim ofisial juga pada mules semuanya. Mertesacker, Giroud, Kolasic, Theo Walcott dan Aaron juga tepar semuanya. Sepertinya mereka semua keracunan makanan”, keluh Wenger kepada daily Mail usai bertanding.

Penyebab lain yang diduga membuat tim Arsenal mendadak jadi sakit adalah cuaca panas terik di Shanghai. Namun begitu, pria 67 tahun itu masih bersyukur atas kemenangan tipis yang diraih klubnya.

“Ya, sudahlah. Yang penting 1 masalah selesai dulu. Kami sudah memang dan kini saatnya berobat”, tutup Wenger sambil menepuk jidat dan menggeleng-gelengkan kepala.

Celoteh Paulo Sitanggang, Bisa Kumpul Bareng Anak U-19 Lagi

Celoteh Paulo Sitanggang, Bisa Kumpul Bareng Anak U-19 Lagi

Celoteh Paulo Sitanggang, Bisa Kumpul Bareng Anak U-19 Lagi

Mengadakan reuni dengan teman-temannya yang dulu sama-sama bermain di timnas Garuda U-19, Paulo Oktavianus Sitanggang pun menuturkan kesan-kesannya.

Paulo yang saat ini merumput untuk Barito Putra, bersua dengan 2 sahabat dekatnya di timnas U-19. Mereka diantaranya Muhammad Fatchurohman dan juga Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, yang keduanya sama-sama tergabung di squad Bhayangkara FC.

Pada laga lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi kemarin (Selasa, 4 / 7 / 2017) petang WIB, Paulo yang berada di kubu Bhayangkara harus berhadapan dengan klub dimana 2 temannya tersebut bernaung. Namun begitu, mereka tidak sempat harus bersinggungan di lapangan. Paulo memang diset oleh Simon McMenemy menjadi starter, namun berbeda dengan kedua temannya yang berada di kubu Barito Putra. Fatchurohman hanya datang sebagai penonton dan duduk di tribun karena berasa agak demam, sementara Muchlis cuma berperan sebagai pemain serep dan duduk manis di bench.

Laga lanjutan tersebut dimenangkan oleh kubu tamu, dengan skor 1 – 0. Dimana, kemenangan itu juga menjadi kemenangan tandang pertama buat Barito di Liga 1 2017 itu.

Terlepas dari duel antar klub mereka, Paulo pun bercerita kepada kawan media. Bahwa 1 hari sebelum bertanding, ia sempat kumpul bareng Fatchurohman dan Muchlis. Mereka bertiga sama sekali tidak menyinggung soal sepakbola maupun pertandingan esok harinya, saat mengobrol. Obrolan mereka lebih mengupas persoalan hidup sehari-hari mereka, semenjak sudah cabut dari timnas U-19 era coach Indra Sjafri.

“Teman saya yang paling dekat di timnas U-19 ya itu, Fatchurohman dan Muchlis. Semalem kita baru aja ngumpul. Ya ngobrol-ngobrol santai lah soal kehidupan masing-masing, selepas tidak di timnas U-19 lagi. Sama sekali tidak ngomongin soal sepakbola, apalagi soal pertandingan. Lebih banyak bercandanya, kok. Kami semua senang soalnya, bisa ketemu lagi”, papar Paulo.

Nama Paulo pertama kali melejit, saat ia bisa masuk dan bermain di timnas U-19. Adapun yang membuatnya gampang diingat adalah penampilannya yang nyeleneh. Paulo acapkali tampil dengan model rambut kuncir kuda, layaknya Kenshin di Samurai X. Dimana usut punya usut, karakter anime tersebut memang menjadi idamannya.

Seiring dengan waktu, Paulo memutuskan untuk mengubah gaya rambutnya. Ia kini tampil dengan gaya rambut pendek yang lebih maskulin dan kekinian. Namun begitu, banyak orang melihat kalau performa bermainnya di Bhayangkara tidaklah secemerlang saat ia berusia 19 tahun. Tak elak, ia pun sering jadi bahan bercandaan orang-orang. Kalau ilmunya sepakbolanya menurun, karena Paulo mencurkur rambutnya. Paulo pun merespon guyonan tersebut dengan canda lagi.

“Seharusnya malah lebih jago lah. Kan cukur rambut artinya sudah tobat dan ga nakal lagi”, jawab Paulo bercanda.

“Ya sebenarnya saya cuma kepingin lebih rapih saja. Sekarang lagipula kan juga sudah mulai kuliah di Medan. Ambil jurusan Akuntansi”, imbuhnya lagi.

Valverde Sosok Pas Buat Barca

Valverde Sosok Pas Buat Barca

Valverde Sosok Pas Buat Barca

Untuk mendongkrak performanya, Barcelona telah resmi merekrut Ernesto Valverde sebagai pelatih baru mereka di musim depan. Ini dinilai sebagai keputusan yang tepat, lantaran pelatih 53 tahun itu dinilai sebagai sosok yang pas buat Los Cules.

Masuknya Valverde ke Camp Nou, didasari oleh kontrak Luis Enrique di Barca sebagai pelatih yang sudah habis di musim lalu. Ia dilihat mampu menggantikan peran Enrique, usai Barca menyaksikan kinerjanya yang bagus saat mengarsiteki Athletic Bilbao dan Valencia. Apalagi, gaya melatih Valverde bisa dibilang sejalan dengan gaya bermain klub asal Catalan itu.

Terkait gaya melatih Valverde, dikomentari juga oleh salah satu striker Barca, Paco Alacer. Alacer bilang kalau Valverde tidak akan merubah gaya bermain yang sudah diterapkan di Barca selama ini.

“Ernesto adalah pelatih yang hebat dan sudah sangat berpengalaman. Dia tidak akan mengubah gaya kami, karena ada kemiripan dengan bagaimana ia melatih klub yang sebelumnya. Bahkan bisa dibilang dengan potensi bermain kami yang bagus, tentunya Ernesto bisa membagikan pengalamannya kepada kami dan meningkatkan skill kami”, omong Alcacer kepada Marca.

Pada musim 2016 – 2017 lalu, Barcelona memang kalah saing dengan musuh bebuyutan mereka, Real Madrid. Dimana saat itu, El Real lah yang berhasil keluar sebagai juara La Liga dan sukses menyabet trofi Liga Champion.

“Saya punya impian, kalau Barca bisa menjuarai semua kompetisi yang ada di musim depan bersama Ernesto”, tutup pemain yang pada musim lalu mendonasi 8 gol bagi klubnya.

 

Sanchez Dicap Sebagai Top Skorer Timnas Chile

Sanchez Dicap Sebagai Top Skorer Timnas Chile

Sanchez Dicap Sebagai Top Skorer Timnas Chile

Membidani 1 gol saat melawan Jerman di laga lanjutan Grup B ajang Piala Konfederasi 2017, Alexis Sanchez pun dicap sebagai pencetak angka terbanyak di timnas Chile sepanjang masa.

Kala itu, Sanchez menyarangkan bola ke gawang Jerman lewat tendangan kaki kirinya pada menit ke 6 pada laga yang digelar di Kazan Arena hari ini (Jumat, 23 / 6 / 2017).

Sontak, tambahan gol tunggal tersebut berbuah manis. Dimana, tercatat kalau Sanchez sudah membukukan 38 gol untuk timnas yang dibelanya. Setelah melewati rekor Marcelo Salas, yang mempersembahkan 37 gol sepanjang karirnya di timnas Chile.

“Salut untuk rekor baru Sanchez. Kini dia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepakbola timnas Chile”, ujar Juan Antonio Pizzi yang melatih timnas Chile kepada Soccerway.

Selain dicap sebagai top skorer, striker 28 tahun itu juga menjadi pemain terbanyak untuk timnas Chile. Yakni, sebanyak 112 caps. Catatan yang saat ini sama dengan yang dimiliki oleh Claudio Bravo.

Saat ini, La Roja menjadi pemimpin di Grup B dengan koleksi 4 poin yang diraup dari 2 kali berlaga. Disusul Jerman yang duduk di urutan ke 2 dengan koleksi poin yang sama, hanya kalah dalam jumlah gol.